Negeri Van Oranje

AAGABAN : Aliansi Amersfort Gara-gara Badai di Netherlands

“Geri, Wicak, Banjar, Daus dan Lintang duduk santai ditemani bergelas-gelas espresso,koffie verkeerd, cokelat panas dan kepulan asap kretek. Lima orang anak bangsa yang terdampar dinegara dingin berangin berdiskusi hingga larut, menimang semua opsi yang tersedia bagi masa depan mereka. Saktinya masa muda. Semua pintu kesempatan dan kemungkinan masih terbuka lebar dan terhampar luas. ibarat slogan nike, “Impossible is nothing“. (hal 227)”

http://lifestyle.id.finroll.com/Berawal dari perkenalan antara Banjar, Wicak, Daus, Lintang dan Geri, pertemuan yang dituntun oleh aroma rokok kretek khas Indonesia. Pertemuan yang tidak sengaja di stasiun Amersfoort karena cuaca buruk yang melanda. Dari situlah kisah persahabatan ini bermula hingga dari kelimanya sepakat membuat forum milis yang dinamai AAGABAN : Aliansi Amersfort Gara-gara Badai di Netherlands.

Irwansyah Iskandar, Banjar (karena asal Banjarmasin) yang seorang eksmud manajer marketing pada sebuah perusahaan rokok tertantang ejekan Goz untuk meninggalkan kemewahan di Indonesia. Demi Gita, Banjar memutuskan untuk mengejar S2 di Belanda.

Wicak Adi Gumelar, seorang aktivis lingkungan yang bekerja pada LSM yang bergerak dalam penanggulangan ilegal logging melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa dari kejaran cukong-cukong di tanah air, memilih negeri Belanda untuk meraih gelar master dan membangun jaringan pemberantasan ilegal logging dari luar.

Firdaus Gojali Muthoyib alias Daus, Lulusan Fakultas Hukum UI yang menjadi PNS di Departemen Agama  melamar beasiswa S2 hukum HAM di Utrecht demi gengsi. Dengan berbekal rekomendasi dari teman engkongnya, kyai Durrahman (KH. Abdurrahman Wahid), beasiswa pun diraihnya.

Anandita Lintang Persada, mendapatkan hadiah ulang tahun kedua puluh lima berupa polis asuransi. Ia memilih program master European Studies di Leiden demi mengejar cita-cita dan cintanya. Gadis Penari dari ranah Minang ini adalah sosok supel, dan spontanitas yang menyenangkan.

Garibaldi Anugraha Atmadja, putra konglomerat asal Indonesia yang sudah lama malang melintang di negeri Belanda karena sejak S1 sudah menjalani pendidikan dinegeri kincir angin ini. Geri juga adalah sosok yang kelihatan paling sempurna diantara tokoh lainnya, Geri yang paling tampan, tajir, baik hati dan tidak sombong.

Kisah persahabatan AAGABAN berjalan mengalir begitu menghibur dan menyenangkan. diantara kesibukannya menjadi mehasiswa yang berlain-lainan kota, mereka selalu menyempatkan bertemu walau sering hanya melalui dunia maya. Dari sekedar saling berkunjung dari satu kota ke kota lainnya untuk berjalan-jalan menikmati keindahan kota juga melihat tempat bersejarah di kota-kota tersebut, hingga di akhir keberadaannya di Belanda, mereka menyempatkan menjadi bacpacker keliling beberapa negara di eropa.

AAGABAN adalah tempat berbagi kesedian dan kesenangan bersama-sama, hingga terjadilah intrik asmara memperebutkan hati Lintang diantara mereka.  Lalu Siapa yang berhasil merengkuh hati Lintang ?

Silakan membaca bukunya, dijamin gak nyesel deh…

***

Sebuah cerita yang tidak pelit berbagi pengalaman. Diramu dengan penulisan yang ringan dan  kocak tetapi penuh isi. Tips-tips hidup di negeri Belanda yang dibeberkan dalam buku ini menjadikan buku ini  bacaan yang layak disimak sebelum mengikuti studi atau sekedar datang dinegeri kincir angin ini. Bahkan bacaan nyantai yang menghibur setelah lelah bekerja/belajar, lumayan kan bisa senyum-senyum dan ngakak sendirian…♣

“They are buying experience. Karena pengalaman tidak bisa dicuri. Barang dapat hilang sedang pengalaman tak pernah lekang. Sebenarnya alasan paling utama, belanja barang bisa bikin ransel penuh, malah bikin repot. Sedangkan belanja pengalaman tidak. (hal. 413)”

June 29, 2009 Post Under Buku - Read More

5 Responses to “Negeri Van Oranje”

  1. Nisa Riyadi says:

    Wah,

    Makasih banyak ya atas reviewnya! Dan terimakasih atas dukungannya buat Negeri Van Oranje.

    met warme groetjes,

    Nisa Riyadi

  2. galuharya says:

    iki review yah mas :)

    btw,apakah kisahnya mirip dengan laskar pelangi

  3. Ari's says:

    @Mbak Nisa Riyadi : wah, suatu kehormatan corat-coret saya dikunjungi langsung ama penulisnya. Terima kasih, keren banget ceritanya.

    @Galuharya : sama sih enggak, ini kisah persahabatan yang diramu dengan apik oleh penulisnya. LP juga sih ya, hehehe. recommended untuk dibaca pokoke…

  4. jidat says:

    ki tak kiro kalo review juga mas.. ternyata bukan ya…

  5. riffrizz says:

    thanks for review

Leave a Reply