JL. Teuku Umar 31, Goodbye…
Setelah selama 4 tahun kami menghuni ruko di Jalan Teuku Umar No 31, Seutui Banda Aceh, akhirnya kemaren tanggal 7 Februari 2009, kami harus meninggalkannya.





Sudah banyak hal yang kami lakukan disitu. Sejarah mengawali perjuangan IT di Provinsi Aceh dari sana. Mulai dari masa-masa emergensi pasca bencana Tsunami tahun 2004 silam, menghubungkan Banda Aceh, dan daerah-daerah lain di NAD-Nias dengan internet yang sebelumnya lumpuh terkena bencana gempa bumi dan tsunami. Hingga akhirnya terjerumus dalam segala aktivitas yang masih berhubungan dengan teknologi informasi untuk Aceh.
4 tahun sudah lamanya, kami menenpati rumah ruko berlantai 3 setengah itu. Jalinan pertemanan dan kekeluargaan kami sudah sedemikian padunya. Susah senang dan senda gurau telah kami lewati bersama. Semenjak ruko tersebut kami huni lebih dari 20 orang relawan IT dari berbagai penjuru dunia (lebay ah, yang bule kan cuman Eyang Peggy dan mbah kakung Earl yang dari negri paman Sam)
Tapi sekarang, itu semua adalah masa lalu. Sekarang kenyataannya kami terusir dari rumah tersebut. mengawali dengan masa-masa menyenangkan, dan mengakhirinya dengan tragis. Masih banyak cita-cita IT kami disini yang belom kesampaian. Semoga perjuangan ini tidak berakhir sampai disini.
ihix..ihix..jadi kangen tidur di folding bed nya kantor seutui
tetap semangat pak, semua itu adalah ujian untuk memperkuat pengalaman kita dan memperkokoh akan cita-cita kita
jauh nggak om ama komplek lanteumen??
Mas Arie apa kabar???
sudah gak di banda aceh lagi? balik kejakarta atau gmn mas?
semoga perjuangannya dapat dilanjutkan sampai titik darah penghabisan…heheheheh…semangat!
tetep semangat, yang penting masih membela tanah air