Hal apakah yang pertama ada dalam pikiran anda ketika mendengar nama Nanggroe Aceh Darussalam ??
Pertanyaan ini kerap kali saya lontarkan ke beberapa teman yang bukan warga asli Aceh, baik yang sudah pernah ke Aceh maupun belum. Dan mereka memiliki jawaban yang beragam.
Bagi yang baru mendengar, belum pernah datang ke Aceh kebanyakan menjawab :
- Tsunami
- GAM
- Ganja

“Itu namanya ketololan!”
“Ketololan? Tiang tidak mengerti.”
“Tugeg, Tugeg harus catat kata-kata tiang ini. Bagi perempuan Bali bekerja adalah membuat sesaji, sembahyang dan menari untuk upacara. Itu yang membuat kesenian ini bertahan. Orang-orang dulu tidak membedakan mana aktivitasnya sebagai dirinya dan mana aktivitasnya dalam berkesenian. Mereka menari karena ada upacara-upacara di pura. Sekarang? Tidak lagi. Tiang dilahirhan untuk tetap menjaga taksu tari. Taksu yang mulai dirusak oleh orang-orang yang makan sekolahan terlalu kenyang. Mereka tidak tahu seperti apa inspirasi itu keluar dan mengganggu pikiran seorang pencipta tari.