Rahasia Meede

· Penulis : E.S. ITO

· Penerbit : Hikmah (Mizan)

· Terbit : 2007

· Tebal : 671 halaman

 

 

Dimulai sejak berlangsungnya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag antara Indonesia dan Belanda pada akhir tahun 1949. Perundingan yang akhirnya menemui titik buntu ketika Belanda meminta Indonesia melunasi hutang-hutang pemerintah kolonial sebagai syarat pengakuan atas kedaulatan Indonesia. Syarat yang ditolak oleh delegasi Indonesia.

Tapi dalam perkembangannya, dikirimlah delegasi untuk meyakinkan delegasi Indonesia, bahwa sebenarnyalah di Nusantara tersimpan harta karun yang diyakini lebih dari cukup untuk melunasi hutang-hutang pemerintah colonial.

Sekarang, hampir enam puluh tahun sejak masa itu, Batu Noah Gultom, wartawan Koran Indonesiaraya, mengikuti jejak pembunuhan berantai yang korbannya adalah orang-orang penting, dengan lokasi pembunuhan selalu saja berawal dengan abjab B. Bukittinggi, Brusel, Bangka, berlanjut di Boven Digoel Papua. Dimana di setiap peristiwa tersebut, pembunuhnya selalu meninggalkan pesan dosa-dosa sosial seperti pernah ditulis oleh Mahatma Gandhi, India, 1925. Pembunuhan ini belum berakhir. Siapa dan dimana korban berikutnya ?

Penelusuran Batu, membawanya pada pengungkapan kasus kematian orang-orang bertatto beberapa waktu yang lalu. Penelusuran yang membawanya ke masyarakat kepulauan Mentawai, Siberut dan Nias.

Ditempat yang berbeda, tiga orang peneliti dari Belanda juga sedang melakukan penelusuran atas dugaan adanya sebuah kota bawah tanah di daerah Kota Lama, Jakarta. Penelitianya, hingga menemukan lorong tua di bawah kota lama (Batavia), tapi tragedy menimpa ketiganya.

Selain ketiga peneliti tersebut masih terdapat seorang peneliti lagi yang datang dari negeri Belanda, Cathleen Zwinckel, seorang mahasiswa yang hendah menyelesaikan tesisnya sejarah ekonomi colonial. Penelian membawanya terjebak dalam permainan, intrik, politik yang tidak terduga. Bersama dengan Lusi, Ia di culik dan dibawanya Pulau Banda.
Kalek, Seorang yang berada dibelakang penculikan Cathleen, buronan yang sempat dinyatakan tewas, dalang yang di duga dibalik pembunuhan misterius orang-orang bertatto.

Siapa Batu ? Siapa Cathleen? Siapa Kalek ? Siapa Lusi ? Akankah pembunuhan berantai ini bisa dihentikan?

***

Buku yang saya baca pinjem dari bang Dudi

Sebuah karya anak negri yang luar biasa. Penelusuran sejarah nusantara yang panjang dari Aceh hingga Papua, memasuki masyarakat suku di kepulauan Mentawai, Siberut juga Nias. Cerita yang mendebarkan, selalu mendatangkan tanda tanya, membuat kita sulit berhenti membacanya. Fiksi yang kaya akan pengetahuan sejarah Nusantara.

Dalam buku ini banyak sekali istilah-istilah, sebutan nama asing sehingga sulit sekali di hafal, dan harus sering membolak-balik halaman sekedar untuk mengingat nama.

Popularity: 100% [?]

3 Comments »

  1. Comment by dudi
    March 10, 2008 @ 7:33 pm

    Coba baca berita ini ceng. berarti ide dasar cerita ini benar. benar kalau waktu KMB sudah punya hutang gara-gara kelakuan VOC laknat itu. tapi kayaknya tentang yang harta karun itu fiktif. sementara nama lokasi-lokasi kejadiannya adalah asli.

  2. Comment by dudi
    March 10, 2008 @ 7:34 pm

    weks… salah tag acronym :D. sorry ceng

  3. Comment by pudakonline
    March 14, 2008 @ 5:13 pm

    tentang sejarah.. memang sangat menarik!
    terlebih soal nusantara yang konon gemah ripah, entah kenapa sekarang jadi miskin dan peminta!

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment