Lebaran T’lah Tiba
Ramadhan, satu bulan yang disucikan. Beberapa Setan, jin dan Iblis dibelenggu, meski ternyata masih banyak juga yang bebas berkeliaran menggoda setiap muslim yang menjalankan ibadah. Tentunya dengan niatan suci “Nawaitu, Niat ingsun poso…” kita bisa menjalani ibadah puasa ini tanpa ada satu setan pun yang mengganggu. Memang, setan datang menggoda berupa minuman yang menyegarkan, makanan yang mengenyangkan, juga sebatang rokok yang mengundang selera, dan lain-lain.
Dengan “Nawaitu, Niat ingsun poso…” Semoga tidak menjadikan kita gila hormat dengan mengucapkan “Hormatilah orang yang berpuasa”,karena tanpa di minta pun sewajarnyalah kita harus saling menghormati satu sama yang lain. Karena menurut saya, dengan meminta kepada orang lain untuk menghormati kita yang berpuasa hanya akan menunjukkan kelemahan iman dan ibadah puasa kita.
Dengan ” Nawaitu, Niat ingsung poso…”, kita akan lebih bisa sabar, dengan sabar kita tidak akan berbuat anarkis merusak tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat maksiat. Karena orang yang berpuasa otomatis tidak akan mendatangi tempat-tempat kemaksiatan.
Semoga yang puasa mendapat pahala, dilimpahkan rejeki baginya, dimudahkan jalan kehidupannya. Dan yang tidak berpuasa semoga dapat makan, dapat minum dan semoga masih di beri kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa di ramadhan-ramadhan berikutnya.
***
Tanpa terasa hampir sebulan sudah bulan ramadhan ini kita lalui. Sekarang waktu mudik telah tiba. Bagi para pemudik (termasuk saya), semoga selamat sampai di tujuan, bertemu dengan keluarga, sanak saudara, handai taulan. Dan saya mengucapkan :
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MAAFKAN SEGALA KHILAF, SALAH DAN DOSA
LAHIR DAN BATHIN
Popularity: 8% [?]
akhirnya bisa mudik juga walaupun harus ketar ketir dengan status tiket pesawat yang gak jelas. hehehe
Selama masih di bulan syawal,mngucapkan mohon maaf lahir dan batin.