Sanger, The Magic of Aceh

Tapi jangan salah mengira dulu, ini bukan perbuatan jahat atau kejam. Melainkan “sanger” ini adalah sejenis minuman yang hanya ada di aceh. Sanger atau juga sering di sebut kopi sanger ini secara umum mirip dengan capucino, tapi menurut saya jauh lebih nikmat kopi sanger ini. Menilik dari rasanya, kopi sanger ini sepertinya nanggung banget, campuran yang dilarutkan serba nanggung, antara sedikit kopi saring, sedikit susu kental, sedikit gula, (apa ada sedikit ganja juga, saya ndak tau). Dan justru ini mungkin yang membuat kenikmatan luar biasa dari minuman ini.

Memang dari dahulu Aceh ini terkenal dengan khas kopi saring/tarik-nya. Bagi para pecinta kopi sejati pasti akan segera dapat merasakan bedanya, apabila sudah merasakan kopi Aceh. Warung yang paling terkenal dalam menyajikan jenis minuman ini adalah warung solong di kawasan Ulee Kareng dan Cik Yuke di kawasan masjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Selain itu, hampir di setiap ruas jalan di Banda Aceh pasti akan banyak kita temui warung-warung kopi , tempat nongkrong dari segala usia.

Selain di dua warung tersebut masih ada satu warung kopi lagi langganan kami. Yaitu warung Meti (item-red) atau seringkali kita menyebutnya sebagai Starblack (plesetan dari Starbuck yang terkenal itu). Tidak berlebihan kiranya kalo kita menyebutnya demikian, selain karena warna hitam kopinya, juga karena “ayah”, pemilik warung tersebut. Kami berlangganan disini karena tempatnya yang paling dekat dengan posko kita berada, juga sebagai tempat nongkrong, mengadakan meeting, menyelesaikan masalah, berbagi solusi, mengupdate gosip, serta cucimata melihat inong-inong yang biasa nongkrong di Canai Mamak (warung sebelahnya meti).

Internet di Starblack Cofee Pada tahun 2005 hingga awal 2006, di starblack ini tidak jauh berbeda dengan di starbuck. Bagi yang memiliki/membawa laptop bisa mendapatkan akses internet gratis sepuasnya dari hotspot yang dipasang di airputih. demikian juga di warung kopi cik yukee, pada era itu bisa mengakses internet dari hotspot yang terpasang di Dirnarkoba Polda NAD. Tapi kondisi ini sekarang sudah tidak bisa lagi, seiring dengan habisnya masa donasi bandwith dari beberapa penyelenggara internet di Indonesia. ***

Dan menurut saya, dari sekian banyak jenis makanan/minuman pruduk Aceh, hanya kopi + sanger inilah yang paling khas, menarik dan cocok dengan lidah saya. Karena bagi saya masakan jawa masih tetap is the best lah…. (menunggu kiriman sambel pecel dari Ponorogo…)

Popularity: 12% [?]

6 Comments »

  1. Comment by dudi
    September 7, 2007 @ 9:32 am

    oo makkk.. sangar kali abang satu ini ngebahas tentang sanger :D. sanger memang enak untuk jadi minuman santai, apalagi kalo sanger dingin =p~

    tapi kalo untuk urusan makan, tetep masakan jawa yang cocok buat lidahku.

    *ngenteni sambel pecelmu ae ceng*

  2. Comment by aNgus
    September 12, 2007 @ 10:31 am

    kopinya berengosan yakk ?? kok namanya kopi sangar … ???

  3. Comment by shakti
    September 20, 2007 @ 9:36 pm

    wkekwkewkek..minuman di cek yuke, masjid raya banda aceh - nanggroe aceh darussalam - “indonesia”

  4. Comment by dewi
    November 19, 2007 @ 10:43 pm

    ehm…. jadi penasaran ama minuman sangar-nya…
    eh, sanger dink! :-)

  5. Comment by umam
    December 10, 2007 @ 10:01 am

    memang sanger ini enak banget
    bukan sanger yg niru capuccino
    tapi capuccino yg niru2 bahkan n jiplak sanger

    buktinya di seluruh italy mana ada pohon kopi

    bangsa kita yg miskin inilah yg mensuplai kopi berabad2 ke eropa dan mereka di eropa sembarangan aja kasih nama ini itu….

    padahal kopi aceh….seperti juga kopi bali…mandailing…jawa dlll is the best

    bangsa indonesia termasuk aceh yg kaya raya ini memang membanggakan

    thank you for telling the sanger story !

  6. Comment by pius
    July 2, 2008 @ 10:48 pm

    sanger……
    mmmmmmmmmm….wuenak tenank……..
    pa lagi di tambah roti sele…….
    mantap dah!!!!!

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment