The Harsh Cry Of The Heron (Kisah Klan Otori 4-tamat)
Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, kisah Klan Otori (Across the Nightingale Floor, Grass For His Pillow, Brilliance of the Moon), masih meninggalkan pertanyaan. Diantara cerita yang masih belum tuntas di bahas adalah mengenai kisah kematian Lord Otori Takeo, yang menurut ramalan hanya bisa di bunuh oleh anak laki-lakinya sendiri. The Harsh Cry Of The Heron, episode keempat dari kisah Klan Otori ini menjawab semua pertanyaan-pertanyaan diatas.
Takeo bersama Kaede telah menjadi penguasa Tiga Negara selama kurang lebih 16 tahun. Hidup rakyat damai, tidak ada perang, sehingga segala kebutuhan rakyat terpenuhi. Rakyat bisa bertani dan berdagang dengan tenang. Takeo berbahagia dengan kehadiran tiga putrinya, Sigheko, dan si kembar Maya dan Miki. Namun keberhasilan mereka menarik perhatian Kaisar dan jenderalnya, Lord Saga Hideki, yang mengincar seluruh kekayaan Tiga Negara, terutama pewaris Takeo, putri sulungnya, Shigeko, yang kini sudah cukup usia untuk menikah.
Kedamaian pun terusik, Di saat yang sama, tindak kekerasan dan pengkhianatan dari masa silam tak hilang terkubur begitu saja. Keluarga Tribe yang membelot, Kikuta, berusaha membalas dendam. Mereka ingin bersekutu dengan adik ipar Takeo, Arai Zenko, yang tak pernah bisa melupakan maupun memaafkan kematian ayah kandungnya dengan cara yang memalukan. Tidak seorang pun bisa lepas dari incaran Tribe untuk selamanya. Dengan kehadiran Hisao, anak kandung Takeo hasil hubungannya dengan Muto Yuki, yang dibesarkan oleh Kikuta Akio. Kikuta yang hendak menuntut balas atas kematian Kotaro dan pengkhianatan Takeo atas Kikuta. Bersama dengan Arai Zenko, putra dari Lord Arai-Zishuka, berencana menghancurkan Lord Otori Takeo.
Arai Zenko, sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan Lord Kono putra dari Lord Fujiwara yang hendak balas dendam ke Takeo. Kono membawa kabar, bahwa Kaisar tidak merestui kekuasaan Takeo atas Tiga Negara. Dengan demikian Takeo hendak mengunjungi Kaisar, untuk tetap menjaga perdamaian dan menghindari perang.
Dalam kunjungannya ke ibukota, Takeo didampingi putrinya, lady Maruyama Sigheko. Beberapa perlombaan pun dilaksanakan, dengan hasil akhir yg mengejutkan, Otori yang di wakili oleh Sigheko memenangkan perlombaan.
Menghadaplah Takeo ke Kaisar. Dengan membawa Kirin, hewan perlambang restu dari surga, serta banyak hadiah lainnya untuk Kaisar. Bahkan Jato (Pedang Otori) pun di serahkan ke kaisar. Selanjutnya pedang ini oleh Kaisar diserahkan ke Sigheko, sebagai restu kalau Sigheko adalah pewaris sah dari Klan Otori, penguasa Tiga Negara.
Tetapi kesenangan ini tidak berlangsung lama, kabar tentang terbunuhnya Taku, Orang kepercayaan Takeo, Adik Zenko, Putra Zishuka. Takeo memutuskan untuk secepatnya pulang. Hal ini menyebabkan Saga tersinggung dan Kaisar tidak senang. Ditengah perjalanan pulang, rombongan Takeo di kejar oleh pasukan dari Istana, di bawah pimpinan Kono dan Saga.
Perang Takahara berlangsung lebih dari tiga hari, di tengah badai, kilat dan petir. Perang berlangsung sejak matahari terbit hingga matahari terbenam. Inilah perang paling brutal yang di alami Takeo, perang yang berusaha ia hindari. Pasukan Lord Saga (Jendral Kaisar, penguasa delapan pulau) sangat disiplin dan luar biasa terlatih. Mereka telah menakhlukkan wilayah-wilayah di utara, berharap mendapatkan harta rampasan dari tiga Negara. Berperang dengan restu Kaisar. Sebaliknya, pasukan Takeo tidak hanya berperang demi nyawa mereka sendiri, tetapi juga demi Negara, kampung halaman, istri dan anak-anak serta tanah-tanah mereka.
Dengan terlukanya Saga, akibat panah Sigheko, pasukan istana di tarik mundur. Otori menang. Tapi kemenangan ini harus di bayar mahal, dengan kematian Hiroshi, kekasih Sigheko. Kemudian Saga bersekutu dengan Otori, untuk menghancurkan Zenko, dan menyuruh Zenko dan istrinya, Hana, untuk bunuh diri. Hana yang telah menghasut Kaede dengan mengungkapkan rahasia Takeo.
Beban berat ditanggung oleh Takeo, setelah ditinggalkan oleh istri tercintanya Kaede. Membuat Takeo mengasingkan diri ke Biara, tetapi ternyata Akio dan Hisau berhasil menyelundup masuk untuk melakukan balas dendam terhadap Takeo. Nyawa Takeo diselamatkan Maya, putri Takeo, saudara kembar Miki. Tapi Maya harus mati, terkena tembakan tersebut. Selanjutnya Taeko melakukan bunuh diri dengan menggunakan senjata tribe dalam genggaman Hisau.
Ending yang menyedihkan……
Popularity: 11% [?]
mmm..aku suka banget rangkaian Tales of the Otori, tapi apa emang Hiroshi mati ya?