Baiturrahman

September 9, 2009 Posted Under: Foto, Jalan-jalan   Read More

Perjalanan Pertama ke Borneo

Tanggal 18 Agustus 2009 kemaren aku mendapat tugas dari kantor untuk ke Sangatta, Kabupaten Kutai Timur-Kaltim. Buat saya ini adalah kesempatan pertama untuk menginjakkan kaki ke tanah Borneo. Dan pastinya saya terima dengan senang hati pekerjaan ini.

Disini saya tidak akan menceritakan tentang pekerjaan melainkan hanya sedikit cerita tentang perjalanan pertama saya di tanah Kalimantan ini.

Dengan pesawat Lion Air pemberangkatan terakhir pada hari itu, yang sempat delay sekitar 1 jam. Berangkat dari bandara Sukarno-Hatta Cengkareng jam 19.30, penerbangan diperkirakan kurang lebih 2 jam. Mengingat adanya perbedaan waktu 1 jam antara WIB dan WITA, saya mendarat di bandara Sepinggan Balikpapan jam setengah sebelas malam, dan sudah dijemput oleh travel pesanan kantor sebelumnya. Perjalanan yang rencananya akan langsung menuju Sangatta, ada sedikit perubahan, jadinya malam itu menginap di hotel Diamond Samarinda. Baru pagi harinya perjalanan dilanjutkan menuju Sangatta, Kutim.

Boardingpass Lion Air

August 24, 2009 Posted Under: Foto, Jalan-jalan, Umum   Read More

Dari Pameran Kebudayaan Aceh 5

August 8, 2009 Posted Under: Foto   Read More

Kembang Jepun

Inilah kemegahan cinta yang tulen,
yang pernah berakar,
dan pernah berantakan
tapi kini kembali menggaung
karena nurani yang
tidak pernah menyerah.
Ia dipijak, dianiaya, diperkosa,
dan dipaksa untuk mati,
tapi tak pernah ia merasa kalah,
tak pernah ia binasa…

Novel karya Remy Sylado ini adalah roman, namun dilatari oleh sejarah perjuangan bansa Indonesia dari masa pendudukan kompeni, Jepang, dan masa kemerdekaan-yes, tiga jaman sekaligus-, membuat keindahannya tiada tara.

Keke, gadis asal Manado, sejak usia 9 tahun telah dijual oleh kakaknya kepada Kotaro Takamura (seorang pengusaha rumah hiburan di Surabaya), untuk dijadikan geisha. Bisnis Kotaro Takamura di tahun 1929 kala itu sedang seret, selain karena perekonomian dunia yang sedang mengalami krisis, juga dikarenakan sejak tahun 1926 (pemerintahan Taisho) di Jepang mulai diberlakukan undang-undang perdata yang salah satunya melarang perzinaan, sehingga tak mungkin mendatangkan geisha asli dari Jepang. Padahal geisha yang dimilikinya sudah mulai menua dan kurang diminati pelanggan lagi. Maka, perempuan2 asal Manado yang berkulit putih bersih dan mata sipit layaknya perempuan Jepang -layaknya Keke dan teman2nya- yang menjadi ganti. Melalui gemblengan keras Yoko-seniornya- pada usia 14 tahun Keke telah menjadi kembang di antara para geisha. Oleh Kotaro Takamura namanya dirubah menjadi Keiko, supaya benar2 dikira geisha asli Jepang. Keiko sukses mengembalikan keramaian di rumah hiburan milik Kotaro Takamura.

July 24, 2009 Posted Under: Buku   Read More

Negeri Van Oranje

AAGABAN : Aliansi Amersfort Gara-gara Badai di Netherlands

“Geri, Wicak, Banjar, Daus dan Lintang duduk santai ditemani bergelas-gelas espresso,koffie verkeerd, cokelat panas dan kepulan asap kretek. Lima orang anak bangsa yang terdampar dinegara dingin berangin berdiskusi hingga larut, menimang semua opsi yang tersedia bagi masa depan mereka. Saktinya masa muda. Semua pintu kesempatan dan kemungkinan masih terbuka lebar dan terhampar luas. ibarat slogan nike, “Impossible is nothing“. (hal 227)”

http://lifestyle.id.finroll.com/Berawal dari perkenalan antara Banjar, Wicak, Daus, Lintang dan Geri, pertemuan yang dituntun oleh aroma rokok kretek khas Indonesia. Pertemuan yang tidak sengaja di stasiun Amersfoort karena cuaca buruk yang melanda. Dari situlah kisah persahabatan ini bermula hingga dari kelimanya sepakat membuat forum milis yang dinamai AAGABAN : Aliansi Amersfort Gara-gara Badai di Netherlands.

Irwansyah Iskandar, Banjar (karena asal Banjarmasin) yang seorang eksmud manajer marketing pada sebuah perusahaan rokok tertantang ejekan Goz untuk meninggalkan kemewahan di Indonesia. Demi Gita, Banjar memutuskan untuk mengejar S2 di Belanda.

June 29, 2009 Posted Under: Buku   Read More

Kesehatan Mahal, atau Dokter tidak Profesional?

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 7 Mei 2009 saya nganterin temen yang sakit, diduga typus dan DBD ke RS  yang berada di jalan Teuku Umar Banda Aceh. Sesampainya di UGD RS tersebut langsung ditangani oleh seorang Dokter Umum. Beberapa keluhan sakit diutarakan oleh temen saya tersebut, sehingga kemudian dokter tersebut merujuk pada dokter spesialis penyakit dalam dan jantung.

Keputusan berikutnya adalah temen saya tersebut harus menjalani rawat inap di RS tersebut untuk menjalani perawatan dan diagnosa lebih lanjut. Keesokan harinya (Jum’at, 8 Mei 2009) dilakukan photo rongent, hasilnya adalah didalam tubuh (paru-paru)nya terdapat cairan atau kalo biasa saya menyebutnya paru-paru basah (hampir tenggelam) seperti yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu. Tidak seperti dugaan awal yang typus atau DBD.

May 18, 2009 Posted Under: Umum   Read More

JL. Teuku Umar 31, Goodbye…

Setelah selama 4 tahun kami menghuni ruko di Jalan Teuku Umar No 31, Seutui Banda Aceh, akhirnya kemaren tanggal 7 Februari 2009, kami harus meninggalkannya.

February 9, 2009 Posted Under: Foto, Jalan-jalan, Kolom Teknologi, Umum   Read More

Maryamah Karpov, Love Will Find a Way

Maryamah Karpov. Demikian buku ini diberi judul sama penulisnya. Meski sampai akhir aku membaca buku ini tidak menemukan keterkaitan khusus antara isi buku dan judul buku ini selain Anak cik Maryamah yang bernama Nurmi dengan keahliannya bermain biola yang membuat ikal tertarik untuk bisa memainkan satu lagu “Rayuan Pulau Kelapa” untuk dipersembahkan kepada A Ling.

Melanjutkan cerita dari tetralogi Laskar Pelangi, yang mengisahkan perjalanan hidup Ikal dalam mewujudkan mimpi-mimpinya. Dengan semangat dan keuletannya, sejak kecil, dimasa berkumpul dengan Laskar Pelangi di sekolah Muhammadiyah Belitong, hingga menempuh pendidikan masternya di Prancis dan Inggris.

December 20, 2008 Posted Under: Buku, Umum   Read More

Perjalanan Balik Lebaran (Tour d’ Sumatera 2)

Ah, Baru sempet nyelesaiin tulisan ini…..

Jika beberapa saat yang lalu saya menulis tentang perjalanan mudik lebaran dengan kisah perjalanan lintas timur (JALIN) Sumatera, Episode kali ini akan sedikit berbagi cerita kisah perjalanan balik lebaran dengan lintas barat Sumatera.

Ngomongin perjalanan balik lebaran tentunya akan saya mulai dari Ponorogo, kampung halaman tempat berkumpulnya keluarga besar.

Setelah saya menyatakan tidak berangkat bareng dengan temen-temen waktu mudik dulu, karena saya ingin singgah dan menemani perjalanan baliknya Al ke Bandung, nyarilah kita tiket bus Ponorogo-Bandung dan dapatlah tiket bus Pahala Kencana tanggal 7 Oktober 2008. Itupun ternyata udah dapet tempat duduk paling belakang deket toilet. Ga ada pilihan lain, jadinya ya ngikutin aja apa adanya. Keinginan datang ke Bandung sebenernya sudah sejak ketika arus mudiknya, kalau saja waktu itu jadwalnya ga mepet banget.

Sampai di Bandung tanggal 8 pagi, dan keinginan pertama sesampainya disana adalah nonton bioskop film Laskar Pelangi. Berdua, berdesakan di BIP Bandung. Selain Nonton, keinginan berikutnya adalah wisata kuliner, terutama adalah Nasi bakarnya.

December 19, 2008 Posted Under: Foto, Jalan-jalan, Umum   Read More

Kuliner Lebaran

Lebaran, selain bermakna sebagai hari perayaan kemenangan (Khususnya bagi umat muslim yang telah menjalankan puasa ramadhan) juga bermakna fitrah, kembali ke asal, suci. Dalam berbagai hal lebaran juga di jadikan suatu kegiatan libur bersama, dan moment bersilatuhrahmi kepada orang tua, sodara, tetangga, sahabat serta kerabat.

Secara pribadi, tanpa mengurangi sedikitpun rasa hormat saya kepada kerabat, tetangga, saudara, saya menyempatkan diri untuk selalu merasakan setiap hidangan pada semua tempat yang saya kunjungi. Memang, tidak semua yang di hidangkan aku cicip. Tapi, meskipun hanya sejumput kacang atom, pasti saya akan menikmati hidangan di rumah tersebut.

November 12, 2008 Posted Under: Foto, Jalan-jalan, Umum   Read More